Kemenag Parigi Moutong Gelar Manasik Haji Terintegrasi : Pesan Asisten Adrudin Nur Pentingnya Pembekalan Diri Bagi Seluruh JCH


Bertajuk _Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan_”. Pemerintah Parigi Moutong bersama Kemenag Gelar kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. 

Kegiatan itu resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah, H. Muhlis, berlangsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (15/2/2026).

Mewakili Bupati Parigi Moutong,  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Adrudin Nur mengamanatkan kepada seluruh Peserta Calon Jema'ah Haji (JCH) yang telah terpanggil untuk menunaikan Ibadah Haji ditahun ini agar memiliki bekal pengetahuan, pemahaman, serta praktik tata cara pelaksanaan ibadah Haji sesuai tuntunan syariat. 

"Manasik haji memiliki peran yang sangat penting, Selain manasik juga menjadi media untuk mempersiapkan fisik dan mental, serta melatih kesabaran dan keikhlasan, JCH juga Wajib Memiliki Pengetahuan dan Pemahaman Selama dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah diTanah Suci, " Ucapnya. 

Tentu atas nama Pemerintah, saya menyampaikan selamat kepada Seluruh Peserta JCH Parigi Moutong, serta apresiasi juga kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Parigi Moutong beserta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan manasik haji ini. 

lanjut Asisten Adrudin Nur mengatakan JCH diimbau agar mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh kesabaran. 

"Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperdalam pemahaman ibadah haji, tak lupa menjaga kesehatan, mempererat ukhuwah, serta menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci, " Jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa Pemerintah daerah,  akan terus bersinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah serta seluruh pihak terkait dalam memberikan dukungan dan pelayanan terbaik bagi JCH Parigi Moutong agar siap secara administrasi, spiritual, dan fisik.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah, H. Muhlis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa manasik haji terintegrasi bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman, serta memastikan seluruh jemaah memperoleh layanan bimbingan yang ramah, inklusif, dan berkeadilan.

“Tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan menjadi komitmen bersama agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Kami berharap para jemaah mengikuti manasik ini dengan serius sebagai bekal utama sebelum berangkat ke Tanah Suci,” pungkasnya

Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Parigi Moutong, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong beserta jajaran, serta seluruh jemaah Calon haji.

Popular posts from this blog

Bupati Parigi Moutong Bawa Misi Mulia Pendidikan ke Kementerian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sambut dengan Komitmen Nasional

Wabup Abdul Sahid Tekankan Disiplin ASN, Mulai Evaluasi dari Dinas Pendidikan

Bupati-Wabup Parigi Moutong Pimpin Rapat Kerja Perdana: Tegaskan Komitmen 100 Hari Kerja, Percepatan Layanan Publik, dan Keterbukaan Informasi