Bolano Tengah Masuk Program Strategis Nasional, Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Dibangun


PARIGI MOUTONG — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Bolano Tengah, Kecamatan Bolano. Hal ini ditandai dengan kegiatan syukuran dan peletakan batu pertama yang digelar pada Sabtu, 1 Februari 2026.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Parigi Moutong yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aswini Dimple, SKM, M.Kes, bersama Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang Yanwar Amri Yasman, S.St.Pi, M.Si.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Tahun 2025, dengan target pembangunan 100 kampung nelayan di berbagai wilayah Indonesia. Program ini dilaksanakan dalam dua tahap, yakni 65 kampung pada Tahap I dan 35 kampung pada Tahap II. Desa Bolano Tengah menjadi salah satu lokasi terpilih dalam Tahap II.

Dalam sambutan Bupati Parigi Moutong yang dibacakan Aswini Dimple, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Ia menegaskan, Kabupaten Parigi Moutong memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar sehingga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi langkah strategis untuk mendorong kemajuan daerah, khususnya kawasan pesisir.

“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih harus dimaknai sebagai bagian dari upaya mewujudkan Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, dengan memperkuat pembangunan dari desa dan wilayah pesisir,” ujar Aswini membacakan sambutan bupati.

Menurutnya, program KNMP tidak hanya berfokus pada pembangunan hunian layak bagi nelayan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan permukiman yang sehat, tertata, dan produktif, sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan.

Bupati Parigi Moutong juga berharap pembangunan ini diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nelayan, penguatan kelembagaan, serta pengelolaan hasil perikanan yang memiliki nilai tambah.
“Nelayan tidak hanya dituntut sejahtera secara ekonomi, tetapi juga memiliki daya saing dan keberlanjutan,” lanjutnya.

Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat Desa Bolano Tengah untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih dengan sebaik-baiknya. Rasa memiliki dan semangat gotong royong dinilai menjadi kunci agar program ini memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri PPK KNMP Rustam Abdullah, S.St.Pi, M.Si, Syahbandar KKP Hamid R Jala, S.Pi, Camat Bolano beserta jajaran, Kapolsek, para kepala desa se-Kecamatan Bolano, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat Desa Bolano Tengah.

*Prokopim*

Popular posts from this blog

Bupati Parigi Moutong Bawa Misi Mulia Pendidikan ke Kementerian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sambut dengan Komitmen Nasional

Wabup Abdul Sahid Tekankan Disiplin ASN, Mulai Evaluasi dari Dinas Pendidikan

Bupati-Wabup Parigi Moutong Pimpin Rapat Kerja Perdana: Tegaskan Komitmen 100 Hari Kerja, Percepatan Layanan Publik, dan Keterbukaan Informasi