Wabup Parigi Moutong Launching Dapur SPPG Tegar Silampayang di Kecamatan Kasimbar

Parigi Moutong — Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, secara resmi melaunching Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tegar Silampayang yang berlokasi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Silampayang, Kecamatan Kasimbar, Selasa (27/01).

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Parigi Moutong, Muhammad Fahri Korompot, dalam laporannya menyampaikan bahwa perkembangan SPPG di Kabupaten Parigi Moutong terus dilakukan secara bertahap dan dilaporkan kepada Satuan Tugas Pemerintah Daerah melalui Sekretaris Daerah.

“Alhamdulillah, hingga saat ini telah terbentuk 17 SPPG di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Dari jumlah tersebut, 13 SPPG telah mendapatkan SK dari BGN dan telah beroperasional, sementara 4 SPPG belum beroperasional, yakni SPPG Silampayang, Loji, Soruwe, dan Sausu Tarano,” jelas Fahri.

Ia menambahkan, keempat SPPG tersebut direncanakan akan segera menyusul untuk beroperasi. Khusus di Kecamatan Kasimbar, saat ini telah terdapat dua SPPG yang beroperasional dan akan segera menyusul satu SPPG tambahan, termasuk SPPG yang baru saja dilaunching. Dengan demikian, ke depan Kecamatan Kasimbar akan memiliki dua SPPG aktif yang melayani penerima manfaat.

Program SPPG menyasar peserta didik mulai dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA, baik negeri maupun swasta, serta kelompok B3, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Seluruh kategori penerima manfaat tersebut akan dilayani secara terpadu.

Fahri menegaskan bahwa seluruh relawan wajib mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sarung tangan, masker, penutup kepala, dan celemek. Ke depan, salah satu syarat wajib operasional SPPG adalah kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLS) yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan.

Sementara itu, Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Dapur SPPG Tegar Silampayang. Menurutnya, keberadaan dapur SPPG merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya.
“SPPG ini bukan hanya tempat pelayanan gizi, tetapi juga simbol kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, sekolah, dan keluarga dalam membangun generasi yang sehat dan cerdas,” ujar Wabup.

Ia menegaskan bahwa program SPPG sejalan dengan komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

“Saya berharap Dapur SPPG Tegar Silampayang Kasimbar tidak hanya menjadi pusat pengolahan makanan bergizi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat, pemanfaatan bahan pangan lokal, serta penguatan ekonomi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Wabup juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan program SPPG agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya di Kecamatan Kasimbar dan sekitarnya.

“Mari kita jadikan SPPG ini sebagai wujud nyata kepedulian dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, menurunkan angka stunting, serta menciptakan sumber daya manusia Parigi Moutong yang unggul dan berdaya saing,” pungkas

Popular posts from this blog

Bupati Parigi Moutong Bawa Misi Mulia Pendidikan ke Kementerian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sambut dengan Komitmen Nasional

Wabup Abdul Sahid Tekankan Disiplin ASN, Mulai Evaluasi dari Dinas Pendidikan

Bupati-Wabup Parigi Moutong Pimpin Rapat Kerja Perdana: Tegaskan Komitmen 100 Hari Kerja, Percepatan Layanan Publik, dan Keterbukaan Informasi