Wabup Parigi Moutong Dorong Penyusunan Peta Jalan Kependudukan yang Adaptif dan Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kependudukan melalui penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan. Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Said, hadir sekaligus membuka secara resmi seminar penyusunan dokumen tersebut yang berlangsung di Aula Bappelitbangda, Kamis (11/12).
Seminar yang dihadiri pimpinan OPD, para camat, serta perwakilan berbagai sektor ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkaya basis data dalam merumuskan arah kebijakan kependudukan jangka menengah dan panjang.
Ketua panitia sekaligus Kabid Sosial Budaya Bappelitbangda, Ince Pina, SE., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menghasilkan dokumen komprehensif yang dapat menjadi rujukan utama pemerintah daerah dalam merancang program kependudukan secara terukur, lintas sektor, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Said menegaskan bahwa pembangunan kependudukan tidak lagi cukup hanya melihat aspek jumlah penduduk. Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan dimensi kualitas, distribusi, dan mobilitas penduduk sebagai landasan perencanaan pembangunan yang inklusif dan adaptif.
“Peta jalan ini sangat penting untuk memastikan kebijakan lintas sektor berjalan selaras sehingga menghasilkan penduduk yang sehat, produktif, berdaya saing, dan seimbang secara demografis,” ujar Wabup.
Ia juga menyoroti pentingnya memanfaatkan momentum bonus demografi dengan mendorong peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, keterampilan tenaga kerja, hingga penguatan ketahanan keluarga. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan bonus demografi akan sangat menentukan daya saing daerah di masa depan.
Selain itu, Wabup menekankan perlunya pemerataan persebaran penduduk dan pengelolaan urbanisasi yang lebih terarah agar selaras dengan daya dukung lingkungan serta arah pembangunan daerah.
Dalam konteks visi daerah “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan melalui Gerbang Desa”, Wabup menegaskan bahwa misi pembangunan daerah selaras dengan 30 indikator peta jalan kependudukan yang menjadi tolok ukur nasional. Tiga misi di antaranya peningkatan kesejahteraan melalui ekonomi rakyat, peningkatan kualitas SDM yang berdaya saing, serta penguatan ketahanan ekologi berbasis sosial budaya menjadi fondasi yang berkelindan langsung dengan tujuan penyusunan peta jalan tersebut.
“Sinergi visi-misi daerah dengan indikator peta jalan merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh sekaligus memperkuat arah pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.
Seminar berlangsung dengan pemaparan materi narasumber, diskusi kelompok, hingga penyusunan rekomendasi yang akan menjadi bagian penting dalam finalisasi dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Parigi Moutong.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat kesiapan daerah dalam merespons dinamika kependudukan yang semakin kompleks, sekaligus memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar berorientasi pada manusia sebagai pusat pembangunan.
*Prokopim*