Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya: Parigi Moutong Peringati Hari Ibu ke-97

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperingati Hari Ibu (PHI) ke-97 tingkat kabupaten dengan mengusung tema “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini digelar di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu (18/12).

Peringatan Hari Ibu tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bekerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Parigi Moutong yang diwakili Staf Ahli (Sahli) Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. Lewis. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sahli Lewis, ditegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan peran strategis perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Perempuan adalah pilar utama keluarga, pendidik generasi, sekaligus agen perubahan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, tema peringatan Hari Ibu ke-97 tahun ini memiliki makna yang mendalam. Perempuan menyapa mencerminkan kehadiran perempuan yang aktif, peduli, dan responsif terhadap persoalan sosial di sekitarnya. Sementara perempuan berdaya menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas, kesempatan, dan ruang untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan, baik di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial, maupun politik.

Dalam konteks Kabupaten Parigi Moutong, peran perempuan dinilai sangat strategis. Banyak perempuan telah menjadi penggerak UMKM, pelopor ketahanan keluarga, pendidik generasi muda, serta mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, kata Lewis, terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas hidup perempuan melalui berbagai program pemberdayaan, perlindungan, serta pengarusutamaan gender. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa upaya memajukan perempuan diekspresikan melalui perjuangan kesetaraan gender untuk membuka akses yang lebih luas bagi perempuan agar dapat mengeluarkan potensi dan berkontribusi dalam pembangunan.

Ia mengungkapkan, Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Parigi Moutong tahun 2024 mencapai 92,66 persen. Angka tersebut menunjukkan kondisi kesenjangan pembangunan manusia antara laki-laki dan perempuan yang semakin membaik.

Selain itu, Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) tahun 2024 tercatat sebesar 60,52 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 59,77 persen. IDG digunakan untuk melihat peran aktif perempuan dalam kehidupan ekonomi dan politik.

“Keterlibatan perempuan dalam politik, khususnya di parlemen, telah mencapai 17,5 persen. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang hanya 10 persen,” jelasnya.

Peran perempuan dalam ekonomi keluarga juga dinilai sangat vital dan beragam, mulai dari pengelola keuangan rumah tangga, pelaku usaha, pekerja informal, hingga pengambil keputusan finansial. Partisipasi angkatan kerja perempuan di Parigi Moutong menunjukkan tren positif, meningkat dari 58,38 persen pada tahun 2022 menjadi 59,79 persen di tahun 2024.

Meski masih lebih rendah dibandingkan partisipasi angkatan kerja laki-laki, peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran perempuan dalam perekonomian daerah, terutama di sektor pertanian.

Oleh karena itu, Hj. Hestiwati menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi wanita, dan seluruh elemen masyarakat sebagai kunci utama dalam mewujudkan perempuan Parigi Moutong yang berdaya saing dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Melalui Gabungan Organisasi Wanita, kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan,” pungkasnya.

Popular posts from this blog

Bupati Parigi Moutong Bawa Misi Mulia Pendidikan ke Kementerian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sambut dengan Komitmen Nasional

Wabup Abdul Sahid Tekankan Disiplin ASN, Mulai Evaluasi dari Dinas Pendidikan

Bupati-Wabup Parigi Moutong Pimpin Rapat Kerja Perdana: Tegaskan Komitmen 100 Hari Kerja, Percepatan Layanan Publik, dan Keterbukaan Informasi