Parigi Moutong Tutup Bulan Gemar Membaca 2025: Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Ekosistem Literasi di Era Digital

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi menutup rangkaian Hari Kunjungan Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2025. Penutupan berlangsung di Taman Baca Literasi Toraranga, Minggu (29/11), dipimpin Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, H. Muhammad Sakti Lasimpala, yang membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong.

Dalam sambutan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, komunitas pegiat literasi, dunia pendidikan, hingga masyarakat yang turut menyukseskan gerakan literasi selama sebulan penuh. “Alhamdulillah, hari ini kita dapat menghadiri penutupan Hari Kunjungan Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2025.

Apresiasi saya kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan sepenuh hati,” demikian sambutan yang dibacakan.

Bupati menilai rangkaian kegiatan literasi tahun ini menunjukkan bahwa ruang literasi di Parigi Moutong terus hidup dan berkembang.

Menurutnya, momentum tersebut bukan sekedar seremonial tahunan, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran membaca di tengah masyarakat. “Dalam era transformasi digital, literasi tidak hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami, memilih, dan memanfaatkan informasi secara bijak,” tegasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan, Muhammad Sakti Lasimpala, dalam keterangannya turut menegaskan bahwa pembangunan budaya literasi merupakan fondasi penting peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut. Pemerintah daerah, kata Sakti, terus memperkuat ekosistem literasi melalui peningkatan fasilitas perpustakaan, penyediaan bahan bacaan yang lebih berkualitas, digitalisasi layanan, serta kolaborasi lintas sektor.

Ia menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Bulan Gemar Membaca tidak lepas dari dukungan berbagai lapisan masyarakat orang tua, guru, tokoh masyarakat, hingga generasi muda. Sakti mengajak seluruh pihak menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari dan perpustakaan sebagai ruang kreatif dan ruang kolaboratif.

 “Jadikan perpustakaan tempat menumbuhkan inovasi dan kreativitas demi masa depan daerah kita,” ujarnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Sakti berharap semangat literasi yang tumbuh selama peringatan ini tidak berhenti hanya pada momen tahunan, melainkan berlanjut menjadi budaya di setiap lingkungan masyarakat. “Saya berharap tumbuh kebiasaan positif di kalangan generasi muda untuk menjadikan membaca sebagai gaya hidup dan memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar sepanjang hayat,” tutupnya.

*Prokopim Setda Parigi Moutong*

Popular posts from this blog

Bupati Parigi Moutong Bawa Misi Mulia Pendidikan ke Kementerian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sambut dengan Komitmen Nasional

Wabup Abdul Sahid Tekankan Disiplin ASN, Mulai Evaluasi dari Dinas Pendidikan

Bupati-Wabup Parigi Moutong Pimpin Rapat Kerja Perdana: Tegaskan Komitmen 100 Hari Kerja, Percepatan Layanan Publik, dan Keterbukaan Informasi