Kesehatan untuk Semua: Parigi Moutong Mantapkan Paradigma Baru, Dari Mengobati ke Menjaga yang Sehat


Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong Siang itu dipenuhi tawa dan wajah-wajah penuh kebanggaan. Ramah tamah yang digelar dalam rangka puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 bukan sekedar perayaan, melainkan juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang sektor kesehatan di daerah ini dari tantangan pelayanan dasar hingga transformasi menuju paradigma baru: menjaga yang sehat tetap sehat.

Kegiatan yang dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, tenaga kesehatan dari 23 kecamatan, serta perwakilan lintas sektor ini menjadi penanda komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk terus memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan nasional.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, I Gede Widiadha, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antar tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai momentum introspeksi atas capaian dan tantangan pembangunan kesehatan di daerah.

"Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tapi menjadi ruang refleksi atas dedikasi seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja keras membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor kesehatan merupakan pilar utama dalam visi pembangunan Kabupaten Parigi Moutong yakni “Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan melalui Gerbang Desa.” Visi tersebut menempatkan kesehatan sebagai fondasi dasar kemajuan, sebab masyarakat yang sehat adalah modal sosial dan ekonomi paling berharga.

Menurut I Gede, keberhasilan pembangunan kesehatan salah satunya diukur melalui pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM). Berdasarkan rekapitulasi tahun 2024, capaian SPM kesehatan baru mencapai 73,6 persen, sementara pada Triwulan III tahun 2025 mencapai 56 persen dari target 100 persen.

Meski demikian, Parigi Moutong mampu menunjukkan prestasi nasional membanggakan, yakni menjadi daerah terbaik pertama dalam program Cek Kesehatan Gratis, serta terbaik dalam penyediaan obat dan vaksin.

"Kami masih konsisten menyediakan obat dasar melalui puskesmas, dan hal ini terus dipantau langsung oleh Kementerian Kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, yang hadir mewakili Bupati, membacakan sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Dalam pesannya, tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” menjadi pengingat bahwa kualitas kesehatan hari ini menentukan masa depan bangsa esok hari.

Abdul Sahid menegaskan bahwa dalam empat tahun terakhir, Indonesia telah menapaki transformasi kesehatan nasional, di mana fokus pembangunan bergeser dari mengobati orang sakit menjadi menjaga orang sehat tetap sehat.

"Transformasi ini harus terus kita gelorakan agar layanan kesehatan dapat diakses masyarakat dengan mudah, berkualitas, dan terjangkau,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, akademisi, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga para kader desa yang terus berjuang di garis depan.

"Dengan dedikasi tinggi, mereka bukan hanya menjaga nyawa, tetapi juga menegakkan martabat bangsa. Perjuangan belum selesai, tapi semangat itu harus terus kita jaga,” tutupnya.

Momentum peringatan HKN ke-61 di Parigi Moutong menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan bukan sekadar program teknis, melainkan perjuangan untuk menegakkan hak dasar masyarakat atas hidup sehat. Pemerintah daerah kini tidak lagi sekadar menjadi penyedia layanan, tetapi juga penggerak perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat tentang pentingnya kesehatan preventif.

Transformasi ini menjadi fondasi penting menuju masa depan Parigi Moutong yang lebih tangguh daerah yang tidak hanya mampu mengobati penyakit, tetapi juga mencegah, melindungi, dan menyehatkan warganya dari desa ke desa.

*Prokopim Setda Parigi Moutong*

Popular posts from this blog

Bupati Parigi Moutong Bawa Misi Mulia Pendidikan ke Kementerian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sambut dengan Komitmen Nasional

Wabup Abdul Sahid Tekankan Disiplin ASN, Mulai Evaluasi dari Dinas Pendidikan

Bupati-Wabup Parigi Moutong Pimpin Rapat Kerja Perdana: Tegaskan Komitmen 100 Hari Kerja, Percepatan Layanan Publik, dan Keterbukaan Informasi