MTQ ke-19 Tinombo Selatan Usai, Spirit Qur’ani Jadi Fondasi Masyarakat Religius
Lapangan sepak bola Desa Siney Tengah pada Jumat malam (29/8/2025) berubah menjadi panggung syiar Islam yang penuh khidmat. Ribuan warga berkumpul menyaksikan penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-19 tingkat Kecamatan Tinombo Selatan, yang ditutup resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ir. Lewis, mewakili Bupati Parigi Moutong Erwin Burase.
Suasana penutupan terasa istimewa. Setelah beberapa hari lomba yang mempertemukan qari dan qariah dari 20 desa, masyarakat tak sekadar menyaksikan kompetisi, tetapi juga merasakan denyut ukhuwah yang kental. Dari tilawah merdu hingga syair-syair Qur’ani, MTQ ini menjadi ruang perjumpaan antara nilai religius dan kehidupan sosial masyarakat.
Dalam sambutan yang dibacakan Ir. Lewis, Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan semata arena mencari juara. Lebih dari itu, ia adalah ikhtiar membumikan Al-Qur’an dan menghidupkan semangat Qur’ani di tengah masyarakat.
"MTQ harus kita maknai sebagai upaya menyiapkan generasi Qur’ani, yakni generasi yang cinta pada kalamullah, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Ir. Lewis.
Bupati juga mengingatkan bahwa gelaran MTQ sejatinya memiliki fungsi strategis: memperkuat kesadaran religius di tengah tantangan zaman. Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi, MTQ dapat menjadi benteng moral sekaligus sarana pembinaan karakter umat.
Lebih jauh, pemerintah daerah menaruh harapan besar pada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Tinombo Selatan agar tidak berhenti di ajang seremonial. Pembinaan peserta terbaik dinilai penting agar mereka mampu tampil di tingkat kabupaten, bahkan melangkah ke jenjang provinsi dan nasional.
Penutupan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Parigi Moutong untuk menjadikan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan manusia. “Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun akhlak dan kesadaran spiritual masyarakat,” demikian ditegaskan Ir. Lewis saat menutup sambutan Bupati.
Tepuk tangan panjang dari hadirin menutup malam itu. Para juara disambut hangat, sementara masyarakat pulang dengan harapan bahwa MTQ ke-19 bukanlah akhir, melainkan awal dari lahirnya generasi Qur’ani yang akan menjadi cahaya bagi Tinombo Selatan dan Parigi Moutong pada umumnya.
*Prokopim Setda Parigi Moutong*