Dinas perumahan dan kawasan permukiman, gelar sosialisasi bantuan rumah khusus bencana dan bantuan rumah swadaya

Dinas perumahan dan kawasan permukiman Kabupaten Parigi Moutong kamis, 15/5/2025 menggelar sosialisasi terhadap para penerima bantuan tersebut, bantuan yang dikhususkan terhadap para korban bencana banjir beberapa waktu lalu di kecamatan torue sebanyak 10 rumah serta bantuan rumah swadaya bagi masyarakat yang rumahnya sudah tidak layak huni dari beberapa kecamatan yang ada dikabupaten parigi moutong.

Wildyana Hanusu selaku kepala bidang perumahan saat pemaparan terhadap seluruh penerima bantuan tersebut di Aula kantor Dinas perumahan dan kawasan permukiman Kabupaten Parigi Moutong mengatakan kegiatan sosialisasi ini dilaksanakans ehari yang diisi dengan pemaparan tentang maksud dan tujuan pemenuhan kebutuhan tempat layak tinggal bagi korban pasca bencana banjir dan bantuan rumah swadaya bagi rumah tidal layak huni

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa untuk rumah pasca bencana, bantuan yang diserahkan ialah sejumlah 55.000.000 dengan rincian 10.000.000 untuk upah tukang dan 45.000.000 juta untuk pembelian bahan bangunan, sementara itu untuk bantuan rumah swadaya, para penerima bantuan tersebut mendapatkan 20.000.000 rupiah dengan rincian 2.500.000 untuk upah tukang dan 17.500.000 untuk pembelian bahan bangunan

Adapun teknis pencairan dana tersebut tambah Wildyana Hanusu, pihak calon penerima bantuan akan menerima upah tukang dalam bentuk uang tunai yang nantinya akan dicairkan melalui bank melalui rekening masing masing penerima, sementara itu untuk bahan bangunan calon penerima akan menerima dalam bentuk bahan bangunan seperti semen, besi serta alat alat bangunan lainnya.

“ untuk progres pembangunan akan dimulai bulan ini dengan target selesai pada bulan november 2025 “ ucap Wildyana

Sementara itu Aswini Dimple selaku Plt. Kepala Dinas Dinas perumahan dan kawasan permukiman Kabupaten Parigi Moutong pada kesempatan tersebut mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam rangka pemulihan pasca bencana yang dialami oleh sebagian masyarakat serta pemberian bantuan kepada mereka yang rumahnya sudah tidak layak huni.
 
Lebih lanjut ia mengatakan, kebutuhan akan hunian yang layak merupakan salah satu hak dasar masyarakat. Namun, kenyataannya saat ini masih banyak warga kita yang tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak, baik karena faktor ekonomi, usia bangunan, maupun dampak bencana. Oleh karena itu, program bantuan bedah rumah ini hadir sebagai salah satu solusi konkrit untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.

Melalui kegiatan ini kata Aswini, Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan bantuan stimulan agar masyarakat bisa memiliki rumah yang lebih sehat, aman, dan bermartabat. 

“ Kami berharap program ini bukan hanya merenovasi bangunan fisik, tetapi juga membangun kembali harapan dan semangat hidup warga penerima manfaat “ tutupnya.

Popular posts from this blog

Bupati Parigi Moutong Bawa Misi Mulia Pendidikan ke Kementerian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sambut dengan Komitmen Nasional

Wabup Abdul Sahid Tekankan Disiplin ASN, Mulai Evaluasi dari Dinas Pendidikan

Bupati-Wabup Parigi Moutong Pimpin Rapat Kerja Perdana: Tegaskan Komitmen 100 Hari Kerja, Percepatan Layanan Publik, dan Keterbukaan Informasi